Disable Preloader

Pada bulan suci ramadhan ini kembali Allah menguji kepada kita semua, melalui bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Nusantara. Banjir & tanah longsor telah merenggut jiwa, kerusakan harta benda & masih ada korban hilang yang belum diketemukan. Bagi korban di wilayah bencana hal ini merupakan ujian sekaligus teguran agar meningkatkan taqwa dan senantiasa mengambil hikmah dibalik musibah. Bagi saudara lain yang tidak terdampak bencana pun juga diuji, seberapa peduli kah kita dengan saudara kita yang terkena musibah.

Atas doa & dukungan dari berbagai pihak, IMS menerjunkan team medisnya ke lokasi bencana tanah longsor di Purworejo Jawa Tengah. Terdiri dari dokter, perawat & apoteker bergabung bersama dengan SAR Hidayatullah yang sejak informasi bencana terjadi mereka sudah berada dilokasi bencana untuk membantu melakukan evakuasi.

Satu persatu team medis IMS mendatangi posko-posko pengungsian untuk melakukan pemerikasaan dan tindakan medis. Pada hari sabtu 26/06/2016 aksi dimulai, layanan pertama diberikan kepada masyarakat di desa Donorati. Di lokasi ini ada 7 pasien yang mendapatkan penanganan oleh medis IMS. Diantara pasien ada seorang Bapak bernama Sukarman ( 50 th), 9 orang anggota keluarganya meninggal tertimbun longsor. Beliau sendiri mengalami luka-luka di dahi, lengan dan kakinya. Akhirnya selain diobati dengan mengganti perban, Sukarman mendapatkan bantuan sejumlah dana dari IMS.  Selain Sukarman IMS juga memberikan santunan kepada Amir ( 58 th), beliau kehilangan 4 anggota keluarganya.  Kemudian aksi berlanjut di Desa Jelok Kecamatan Kaligesing, terdapat ada 17 pasien mendapatkan layanan medis oleh IMS. Di lokasi ini team memutuskan untuk bermalam dengan para pengungsi dan melanjutkan aksi ke esokan harinya. Disini dokter, perawat & apoteker IMS  berbuka puasa, tarawih, tidur dan sahur bareng dengan para pengungsi.

Keesokan harinya 27/07/2016 aksi ke-2 ini dilanjutkan, pertama layanan diberikan kepada warga dusun Ngesong-Kaligesing.  Ada 25 pasien yang mendapatkan pemeriksaan dan tindakan oleh IMS. Kemudian aksi diakhiri di desa Sibatur-Kaligesing, dengan jumlah pasien yang tertangani berjumlah 20 pasien.

Menurut dr. Syaifuddin Hamid selaku kepala team IMS, pasien yang berobat meliputi anak-anak dan sebagian besar para lansia. Sebagian besar mereka menderita hypertensi, ada sebagian kecil yang menderita flu, demam dan mengalami luka-luka.

Ucapan syukur dan terima kasih kepada team disampaikan oleh seluruh warga atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh IMS. Mereka juga sangat berharap ada pengobatan lanjutan agar warga yang lain juga turut mendapatkan layanan.

 Alhamdulillah aksi sidak sehat di daerah bencana tanah longsor ini berjalan dengan baik berkat dukungan dari berbagai pihak diantaranya dari ZIS Indosat, BMH dan para simpatisan maupun donatur perorangan yang menyampaikan amanah melalui IMS. Semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan atas musibah yang terjadi.  Kepada para sahabat dan saudara yang lain, agar ramadhan kali ini lebih khidmat ayo berbagi manfaat.

Share:

Tags:

Comments
Leave a Comment